Beranda Budaya Arus Balik, Angka Kunjungan Wisatawan di Kaliurang Mulai Turun

Arus Balik, Angka Kunjungan Wisatawan di Kaliurang Mulai Turun

3
0
Arus Balik, Angka Kunjungan Wisatawan di Kaliurang Mulai Turun



Arus Balik, Angka Kunjungan Wisatawan di Kaliurang Mulai Turun

Harianjogja.com, SLEMAN—Arus balik yang sedang berlangsung beriringan dengan penurunan angka kunjungan wisatawan di Kaliurang. Sempat menyentuh angka 5.410 orang pada Kamis (3/4/2025), angka kunjungan perlahan turun.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Kaliurang, Danang Sumbodo, mengatakan antrean kendaraan hanya terjadi pada Kamis (3/4/2025) menyusul puncak kunjungan wisatawan. Antrean tersebut tidak terjadi pada Sabtu (5/4/2025) meski masuk akhir pekan.

“Kalau sekarang ini meski kendaraan masuk terus, tapi tidak ada antrean seperti Kamis kemarin,” kata Danang ditemui di TPR Kaliurang, Sabtu.

BACA JUGA: Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini

Secara berurutan sejak Selasa (1/4/2025) – Sabtu (5/4/2025), angka kunjungan yaitu 3.300 orang, 3.265 orang, 5.410 orang, 4.224 orang, dan 2.944 orang per pukul 13.09 WIB.

Melalui pengataman Harianjogja.comkendaraan berdatangan setiap rata-rata satu menit dari pukul 12.49 WIB hingga 13.10 WIB. Mayoritas menggunakan kendaraan roda empat dengan plat luar DIY.

Sementara, Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Museum Gunungapi Merapi (MGM), Rini Setyawati, mengatakan angka kunjungan mencapai puncaknya pada Kamis (3/4) dengan 504 orang.

Meski tidak mencapai 1.000 orang, kunjungan tersebut memperlihatkan dampak positif libur lebaran. Pasalnya, angka kunjungan pada Rabu (2/4/2025) hanya 259 orang. Sempat naik, angka tersebut turun lagi pada Jumat (4/4/2025) dengan 204 orang.

Selain arus balik, penurunan kunjungan dipengaruhi oleh jam operasional. Selama libur lebaran, MGM buka mulai 08.00 WIB – 14.00 WIB. Perbedaan dengan hari biasa, MGM tutup pukul 15.00 WIB. Mundur satu jam.

Edukator MGM, Ayu Munarwati, mengaku optimistis angka kunjungan di MGM dapat kembali seperti sebelum Covid-19 yang mana ketika akhir pekan dapat mencapai 1.000 orang. Pasca renovasi, rata-rata kunjungan masih sekitar 500 orang. Kunjungan masih didominasi oleh kalangan pelajar, keluarga, dan rombongan tertentu.

“Tahun baru 2025 kemarin semat menyentuh 1.000 orang. Angka kunjungan bisa kembali lagi menurut saya. Ini mulai merangkak naik,” kata Ayu.

Guna meningkatkan angka kunjungan, pengelola MGM memiliki program museum masuk sekolah. Dalam setahun, program tersebut digelar sekali untuk tiga sekolah. Pengelola memberi sosialisasi bermacam informasi mengenai MGM.

MGM juga memiliki koleksi baru, yaitu batuan hasil pembekuan lava yang telah diteliti. Batuan tersebut merupakan hibah dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Berita Google



Source link